March 2017

Berkas-Berkas yang harus di Siapkan Bagi Calon Peserta Sertifikasi Guru Terbaru


Bagi Guru yang sudah ngecek nama di di www.sergur.kemdiknas.go.id atau http://kemdiknas.swin.net.id/pub/index.php. dan Terdaftar menjadi peserta PLPG 2017. langkah selanjutnya adalah memastikan berkasnya masih lengkap di LPMP, dan apabila ternyata tidak lengkap, segera menyiapkan berkas Ulang dan diserahkan kepada Dinas Pendidikan Kab/Kota Setempat.
Berkas-Berkas yang harus di Siapkan Bagi Calon Peserta Sertifikasi Guru Terbaru
contoh sertifikat pendidik

Pada tahapan Pengumpulan Berkas guru menetapkan pola sertifikasi guru yang akan diikuti. Penetapan pola tersebut dengan mempertimbangkan:
  • Kesiapan diri dari aspek profesional, 
  • Kesiapan dan kelengkapan dokumen untuk mengikuti sertifikasi guru sesuai dengan persyaratan.

Sebagaimana dijelaskan pola sertifikasi guru yaitu, (1) PLPG, dan (2) SG-PPG, (3) PF.

Baca Juga : 



Pola PLPG


Bagi calon peserta yang memilih pola PLPG harus menyiapkan berkas sebagai berikut:
  • Format A1 yang telah ditandatangani oleh Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/ Kota.
  • Fotokopi ijazah pendidikan terakhir S1/D-IV dan ijazah D-I/D-II/D-III (jika ada) yang telah dilegalisasi dengan ketentuan sebagai berikut:
  • Fotokopi ijazah dari perguruan tinggi negeri/swasta dilegalisasi oleh perguruan tinggi yang mengeluarkan ijazah tersebut.
  • Fotokopi ijazah dari perguruan tinggi swasta yang sudah tidak beroperasi harus dilegalisasi oleh kopertis.
  • Fotokopi ijazah dari luar negeri dilampiri fotokopi surat keterangan akreditasi dari Direktorat Jenderal Belmawa.
  • Fotokopi SK pengangkatan sebagai guru sejak pertama menjadi guru sampai dengan SK pengangkatan/pangkat/ golongan terakhir yang dilegalisasi oleh atasan langsung.
  • Fotokopi SK mengajar (SK pembagian tugas mengajar) terakhir yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung, khusus bagi guru yang S-1/D-IV yang tidak linear dengan mata pelajaran yang diampu wajib melampirkan SK pembagian tugas mengajar 5 (lima) tahun terakhir secara berturut-turut.
  • Ijin belajar dari BKD (bagi yang memerlukan)
  • Pasfoto berwarna terbaru ukuran 3x4 cm sebanyak 4 lembar (enam bulan terakhir dan bukan polaroid), di bagian belakang setiap pasfoto ditulis identitas peserta (nama, nomor peserta, dan satminkal).
  • Pakta Integritas dari calon peserta bahwa berkas/dokumen yang di serahkan dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya.
  • Surat keterangan sehat dari dokter pemerintah.

Pola SG-PPG

Bagi calon peserta SG-PPG harus menyiapkan berkas sebagai berikut.
  • Format A1 yang telah ditandatangani oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.
  • Fotokopi ijazah pendidikan terakhir yang telah dilegalisasi dengan ketentuan sebagai berikut:
  • Fotokopi ijazah dari perguruan tinggi negeri/swasta dilegalisasi oleh perguruan tinggi yang mengeluarkan ijazah tersebut.
  • Fotokopi ijazah dari perguruan tinggi swasta yang sudah tidak beroperasi harus dilegalisasi oleh kopertis.
  • Fotokopi ijazah dari luar negeri dilampiri fotokopi surat keterangan penyetaran ijazah dari Direktorat Jenderal Belmawa Kemenristek Dikti.
Dalam kondisi tertentu LPTK sebagai verifikator ijasah dapat mengambil kebijakan tentang keabsahan fotokopi ijazah.
  • Fotokopi SK pengangkatan sebagai guru sejak pertama menjadi guru sampai dengan SK pengangkatan/pangkat/ golongan terakhir yang dilegalisasi oleh atasan langsung.
  • Fotokopi SK mengajar (SK pembagian tugas mengajar).
  • Pasfoto berwarna terbaru ukuran 3x4 cm sebanyak 4 lembar (enam bulan terakhir dan bukan polaroid), di bagian belakang setiap pasfoto di tulis identitas peserta (nama, nomor peserta, dan satminkal).
  • Pakta Integritas dari calon peserta bahwa berkas/dokumen yang diserahkan dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya.
  • Surat keterangan sehat dari dokter pemerintah.

Baca Juga : 
Inilah Syarat dan Ketentuan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Terbaru

Pola PF

Bagi calon peserta yang memilih pola PF, menyusun dokumen portofolio sebanyak dua rangkap sesuai urutan sebagai berikut:
  1. Halaman sampul disisipkan Format A1 yang telah ditandatangani oleh Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/ Kota;
  2. Daftar isi;
  3. Instrumen portofolio, meliputi: (a) identitas peserta dan pengesahan, dan (b) komponen portofolio yang telah diisi.
  4. Bukti fisik atau portofolio meliputi komponen sebagai berikut.
  • Kualifikasi Akademik
  • Pendidikan dan Pelatihan
  • Pengalaman Mengajar
  • Perencanaan dan Pelaksanaan Pembelajaran
  • Penilaian dari Atasan dan Pengawas
  • Prestasi Akademik
  • Karya Pengembangan Profesi
  • Keikutsertaan dalam Forum Ilmiah
  • Pengalaman Menjadi Pengurus Organisasi di Bidang Kependidikan dan Sosial
  • Penghargaan yang Relevan dengan Bidang Pendidikan
Dokumen portofolio tersebut harus disertai dengan pasfoto berwarna terbaru ukuran 3x4 cm sebanyak 4 lembar (enam bulan terakhir dan bukan polaroid) yang telah di tulis identitas peserta (nama, nomor peserta, dan satminkal) di bagian belakang setiap pasfoto serta pakta integritas dari calon peserta bahwa berkas/dokumen yang diserahkan dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya.

Dokumen/berkas yang telah disiapkan oleh calon peserta sertifikasi guru tahun 2017 diurutkan sesuai urutan pada format verifikasi (Lampiran 6) dan pada setiap pergantian jenis dokumen/berkas diberi pembatas kertas berwarna. Selanjutnya, calon peserta sertifikasi guru tahun 2017 menyerahkan dokumen/berkas yang telah disiapkan kepada kepala sekolah, Dinas Pendidikan Provinsi/kabupaten/kota, dan LPMP untuk di verifikasi dan kemudian diteruskan ke LPTK.

Inilah Syarat dan Ketentuan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Terbaru


Pelaksanaan Sertifikasi Guru merupakan salah satu wujud implementasi dari Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.
Alur Pelaksanaan Sertifikasi Guru Tahun 2017

Ditahun 2017 merupakan tahun kesepuluh pelaksanaan sertifikasi guru yang telah dilaksanakan sejak tahun 2007. Perbaikan penyelenggaraan sertifikasi guru terus dilakukan dari tahun ke tahun untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Dimana dalam pelaksanaannya akan dilaksanakan dalam 2 tahap yaitu :
  1. Tahap Prakondisi
  2. Tahap Pelaksanaan PLPG

Penjelasan Prakondisi
  1. Peserta mempelajari Modul Pedagogik dan Modul pendalaman materi bidang studi secara mandiri dan dapat diunduh melalui laman www.sertifikasiguru.id atau www.gtk.kemdikbud.go.id
  2. Lama waktu selama 3 bulan
  3. Selama prakondisi peserta di fasilitasi oleh instruktur sebagai mentor
  4. Komunikasi peserta dan mentor dapat berbentuk: tatap muka dan atau online (e-learning, email, medsos, dll)
  5. Komuniskasi antara peserta dan mentor sebagai kegiatan pemantauan untuk mengetahui perkembangan belajar peserta dengan frekuensi sekurang kurangnya 4 kali selama prakondisi
  6. Peserta membuat laporan sesuai dengan format yang ada di buku 1 dan buku 3.
  7. Laporan prakondisi diserahkan kepanitia sertifikasi guru pada saat check-in kedatangan kelokasi PLPG
Baca juga:

Ada beberapa tambahan yang menjadi dasar hukum baru pada pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan untuk tahun 2017 yaitu :
  1. Permendikbud Nomor 29 Tahun 2016 tentang Sertifikasi Bagi Guru yang Diangkat Sebelum Tahun 2016 Pasal 6 ayat (5) menyatakan bahwa “Guru dinyatakan lulus UKG pada akhir PLPG apabila memperoleh nilai paling rendah 80”;
  2. Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 296/M/KPT/2016 tentang Penetapan Perguruan Tinggi Penyelenggara Sertifikasi Bagi Guru Dalam Jabatan Melalui Program Pendidikan dan Latihan Profesi Guru.

Sedangkan Syarat- syarat dan ketentuan yang berlaku dalam kegiatan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2017 dapat dijabarkan dibawah ini.

Penetapan Peserta


Dalam Penetapan Peserta yang menjadi Sasaran utama adalah guru yang telah diverifikasi dan memenuhi persyaratan pada Tahun 2016 yang lalu, jadi untuk Kuota 2017 tidak ada tambahan baru melainkan Kuota tahun 2016 yang telah disetuji A1 nya serta Peserta yang tidak lulus PLPG dengan status akhir selain TL (tidak lulus) dan GTA (gugur tanpa alasan).

Baca Juga : 
Daftar Nama Peserta Sertifikasi Guru yang sudah ditetapkan Terbaru

Persyaratan peserta meliputi:


  1. Guru dibawah binaan Kemdikbud yang belum memiliki sertifikat pendidik
  2. Memiliki NUPTK
  3. Memiliki kualifikasi S1 atau D4 dari perguruan tinggi yang terakreditasi
  4. Memiliki status sebagai Guru Tetap
  5. Aktif mengajar
  6. Pada tanggal 1 Januari 2018 belum memasuki usia 60
  7. Telah mengikuti UKG 2015
  8. Sehat jasmani

Ketentuan Umum meliputi:


  1. Guru yang sudah melalui proses verifikasi calon peserta sertifikasi guru tahun 2016 dan telah disetujui pengajuan A1,
  2. Guru yang sudah dinyatakan lulus program keahlian ganda dan memenuhi persyaratan sertifikasi 2017
  3. Guru yang telah ditetapkan sebagai peserta sertifikasi guru tahun 2016 dan belum menuntaskan proses PLPG tahun 2016 dengan status kelulusan (ADA, ATA, BMP dan GDA).

Urutan Prioritas 


  1. Guru yang diangkat sebelum 31 Desember 2005
  2. Guru yang sudah dinyatakan lulus program keahlian ganda
  3. Guru yang telah ditetapkan sebagai peserta sertifikasi guru tahun 2016 dan belum menuntaskan proses PLPG tahun 2016 sebagaimana tercantum pada ketentuan umum
  4. Guru yang sudah melalui proses verifikasi calon peserta sertifikasi guru tahun 2016, dan telah disetujui pengajuan A1
  5. Bagi guru yang mengajar tahun 2006-2016 urutan penetapan peserta diawali dengan nilai UKG tertinggi

POS Penetapan Peserta


A. Tahap Persiapan
  1. Penyusunan Pedoman Sertifikasi Guru oleh Ditjen GTK
  2. Koordinasi Penetapan Peserta Sertifikasi Guru antar unsur Disdik Propinsi/Kab/Kota, Rayon LPTK dan LPMP
  3. Publikasi Data Guru dengan laman www.sergur.kemdiknas.go.id atau http://kemdiknas.swin.net.id/pub/index.php

B. Tahap Pengumpulan Berkas
  1. Guru yang sudah disetujui A1 pada saat verifikasi calon peserta sertifikasi guru tahun 2016, cukup melengkapi atau memperbaiki berkas yang diperlukan dan sudah mendapatkan persetujuan A1 langsung dapat dilanjutkan pada proses pencetakan format A1.
  2. Guru program keahlian ganda yang belum mendapatkan persetujuan A1 pada saat verifikasi calon peserta sertifikasi guru tahun 2016 menyerahkan dokumen/berkas yang telah disiapkan kepada kepala sekolah, Dinas Pendidikan Provinsi/kabupaten/ kota, dan LPMP untuk diverifikasi dan kemudian diteruskan ke LPTK.

C. Tahap Penyerahan data dan dokumen
  1. LPMP mencetak dan menandatangani Format B1 berupa daftar peserta sertifikasi guru dan mengirim ke LPTK
  2. Ditjen GTK mengirim seluruh data peserta sertifikasi guru tahun 2017 ke KSG untuk didistribusikan ke LPTK Penyelenggara Sertifikasi Guru
  3. LPTK dapat mengunduh daftar peserta PLPG dari ASG dan menerima dokumen/berkas dari LPMP sesuai dengan distribusi peserta sertifikasi guru tahun 2017

D. Tahap Verifikasi Berkas Sertifikasi Guru oleh LPTK 
  • LPTK memverifikasi kebenaran dan keabsahan ijasah peserta sertifikasi guru yang diterima dari LPMP 

Sedangkan untuk Pelaksanaan sertifikasi guru di Rayon LPTK berpedoman pada Buku 2 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru dalam Jabatan, dan Buku 3 Rambu-Rambu Pelaksanaan PLPG. Pelaksanaan di Rayon LPTK yang harus selesai pada tanggal 30 November 2017.

Inilah Payung Hukum Perlindungan Guru dalam Mendidik Siswa Sehingga Tidak Ada Lagi Guru yang di Penjara karena Mendidik Siswanya


Jabatan Guru Merupakan peran strategis dalam membangun pendidikan di Indonesia, dimana guru tidak hanya mengajar, tetapi mendidik generasi penerus bangsa kearah yang lebih baik.
Inilah Payung Hukum Perlindungan Guru dalam Mendidik Siswa Sehingga Tidak Ada Lagi Guru yang di Penjara karena Mendidik Siswanya
Guru Dasrul yang Dipukul Ortu Siswa

Dalam Pelaksaan tugas seorang Guru banyak hal yang dihadapi dalam mendidik, baik dari segi internal maupun eksternal, untuk itu perlu kiranya mendapat perhatian yang lebih serius dari pemerintah, baik itu pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dalam mendukung fungsi dan peran strategis yang diembang guru berupa perlindungan atau payung hukum dalam mendidik siswa sehingga tidak ada lagi yang namanya kriminalisasi Guru.

Berbicara mengenai perlindungan atau payung hukum Guru dalam mendidik siswa, sehingga tidak ada lagi yang namanya kriminalisasi Guru. Untuk itu Pemerintah telah menetapkan Peraturan Baru yang tertuang dalam PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2017 TENTANG PERLINDUNGAN BAGI PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN, dimana Permendikbud tersebut berdasarkan pertimbangan yang telah diatur dalam ketentuan Pasal 40 ayat (1) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 39 ayat (1) Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, dan Pasal 40 ayat (1) dan Pasal 42 Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru.

baca juga :
Tehnik Pembelajaran Menyenangkan di dalam Kelas

Dalam Pasal 1 ayat 1 dan 2 Permendikbud Nomor 10 Tahun 2017 Pendidik dan tenaga Kependidikan yang dimaksud adalah :
  1. Pendidik adalah guru, pamong belajar, tutor, instruktur, fasilitator, dan narasumber teknis.
  2. Tenaga Kependidikan adalah pengelola satuan pendidikan, penilik, pengawas, peneliti, pengembang, tenaga perpustakaan, tenaga laboratorium, teknisi sumber belajar, tenaga administrasi, psikolog, pekerja sosial, terapis, tenaga kebersihan dan keamanan.

Dalam Pasal 2 ayat 1 s.d ayat 6 Permendikbud Nomor 10 tahun 2017 merupakan bentuk perlindungan hukum bagi pendidik dan tenaga kependidikan dimana pasal tersebut menyatakan bahwa :
  1. Perlindungan merupakan upaya melindungi Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang menghadapi permasalahan terkait pelaksanaan tugas.
  2. Perlindungan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi perlindungan: a. hukum; b. profesi; c. keselamatan dan kesehatan kerja; dan/atau d. hak atas kekayaan intelektual.
  3. Perlindungan hukum sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a mencakup perlindungan terhadap: a. tindak kekerasan; b. ancaman; c. perlakuan diskriminatif; d. intimidasi; dan/atau e. perlakuan tidak adil, dari pihak peserta didik, orang tua peserta didik, Masyarakat, birokrasi, dan/atau pihak lain yang terkait dengan pelaksanaan tugas sebagai Pendidik dan Tenaga Kependidikan.
  4. Perlindungan profesi sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b mencakup perlindungan terhadap: a. pemutusan hubungan kerja yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; b. pemberian imbalan yang tidak wajar; c. pembatasan dalam menyampaikan pandangan; d. pelecehan terhadap profesi; dan/atau e. pembatasan atau pelarangan lain yang dapat menghambat Pendidik dan Tenaga Kependidikan dalam melaksanakan tugas.
  5. Perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf c mencakup perlindungan terhadap risiko: a. gangguan keamanan kerja; b. kecelakaan kerja; c. kebakaran pada waktu kerja; d. bencana alam; e. kesehatan lingkungan kerja; dan/atau f. risiko lain.
  6. Perlindungan hak atas kekayaan intelektual sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf d berupa perlindungan terhadap: a. hak cipta; dan/atau b. hak kekayaan industri.

Ketentuan lebih lanjut mengenai perlindungan Pendidik dan Tenaga Kependidikan ( Permendikbud Nomor 10 tahun 2017 ) dalam pelaksanaan tugas utamanya diatur dalam petunjuk teknis yang ditetapkan oleh direktur jenderal terkait ( Pasal 6 ).

Untuk lebih jelasnya silahkan dowload Permendikbud Nomor 10 Tahun 2017 Tentang Perlindungan Bagi Pendidik Dan Tenaga Kependidikan disini.

Sumber artikel : Aina Mulyana
Sumber gambar : Okezone News

Daftar Nama Peserta Sertifikasi Guru yang sudah ditetapkan Terbaru


Daftar Nama Penetapan Peserta Sertifikasi Guru t4hun 2017 sudah diumumkan melalui LPMP dan Dinas Pendidikan Kab/kota tiap tiap provinsi.
Daftar Nama Peserta Sertifikasi Guru yang sudah ditetapkan Terbaru
Penetapan Peserta Sertifikasi Guru tahun 2017

Daftar nama Peserta Sertifikasi Guru tahun 2017 juga dapat diakses oleh guru secara mandiri melalui laman www.sergur.kemdiknas.go.id atau http://kemdiknas.swin.net.id/pub/index.php .

Penetapan peserta sertifikasi guru tahun 2017 menggunakan hasil verifikasi calon peserta tahun 2016 dan calon dibagi menjadi dua kelompok berikut :
  1. Calon peserta dengan status verifikasi tahun 2016 adalah sudah disetujui A1, diambil sesuai kuota. Selanjutnya status verifikasi sekarang bagi kelompok ini disebut peserta.
  2. Peserta tidak lulus PLPG dengan status akhir selain TL (tidak lulus) dan GTA (gugur tanpa alasan). Status verifikasi sekarang kelompok ini disebut calon peserta.


Bagi kelompok status verifikasi peserta no 1 diatas, harap memastikan berkas masih lengkap di LPMP, silahkan berkoordinasi dengan Dinas Kab/Kota atau Propinsi bagi guru dikmen. Sedangkan bagi kelompok status verifikasi calon peserta nomor 2 diatas silahkan melengkapi ulang berkas dokumen untuk sertifikasi ke Dinas pendidikan Kabupaten/Kota masing masing dan Dinas Provinsi bagi guru dikmen.

Adapun dasar hukum ditetapkannya peserta sertifikasi guru tahun 2017 yaitu :
  • Permendiknas No 18 Tahun 2007 tentang Sertifikasi bagi Guru Dalam Jabatan, PP No 74 Tahun 2008 tentang Guru diperbaiki dengan penerbitan Permendiknas No 10 Tahun 2009 tentang Sertifikasi bagi Guru Dalam Jabatan.
  • Permendikbud Nomor 29 Tahun 2016 tentang Sertifikasi Bagi Guru yang Diangkat Sebelum Tahun 2016 Pasal 6 ayat (5) menyatakan bahwa “Guru dinyatakan lulus UKG pada akhir PLPG apabila memperoleh nilai paling rendah 80”
  • Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 296/M/KPT/2016 tentang Penetapan Perguruan Tinggi Penyelenggara Sertifikasi Bagi Guru Dalam Jabatan Melalui Program Pendidikan dan Latihan Profesi Guru

Bagi guru yang ingin mengakses atau melihat Daftar Nama Peserta Sertifikasi Guru yang sudah ditetapkan secara mandiri dapat langsung dicek di www.sergur.kemdiknas.go.id atau http://kemdiknas.swin.net.id/pub/index.php .

Baca Juga : 
Inilah Syarat dan Ketentuan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Terbaru

Cara Melihat nama peserta sertifikasi guru tahun 2017 yang sudah ditetapkan


  1. Silahkan kunjungi laman web www.sergur.kemdiknas.go.id atau http://kemdiknas.swin.net.id/pub/index.php .
  2. Klik link Daftar Peserta atau Calon Peserta pada bagian bawah
  3. Isikan Nuptk Guru yang ingin di lihat
  4. Apabila Tertulis NUPTK tidak ditemukan dalam daftar peserta/calon peserta PLPG 2017 berarti Guru yang bersangkutan tidak terdaftar atau belum menjadi peserta PLPG tahun 2017
  5. Apabila Terlihat Identitas Guru atau ditampilkan dalam pencarian nuptk tersebut berarti guru yang bersangkutan Terdaftar menjadi peserta PLPG 2017.

Guru yang Terdaftar menjadi peserta PLPG 2017 diharapkan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kab/Kota, Dinas Pendidikan Provinsi bagi guru Dikmen, serta memastikan bahwa berkas sudah lengkap di LPMP tiap tiap provinsi.

GuruSD.id

{picture#https://2.bp.blogspot.com/-IsySBY1ok4k/WM7C2LsvSxI/AAAAAAAAAXY/V5AmVZDFf94ykH2LhjzfJhrGLOamgUVZgCLcB/s200/Logo%2BOSIS%2BSD%2B-%2BCopy.png} GuruSD.id Mendidik Generasi Penerus Bangsa "Cerdas Berkualitas" {facebook#https://facebook.com} {twitter#https://twitter.com} {google#https://plus.google.com} {youtube#https://youtube.com}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.