Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Ciri-ciri Guru yang Baik dan Ideal Bagi Teladan Peserta Didiknya

Ciri-ciri Guru Baik dan Ideal Bagi Teladan Peserta Didiknya

Ciri-ciri Guru yang Baik dan Ideal Bagi Teladan Peserta Didiknya
Guru yang Baik dan Ideal. Gambar: istockphoto


Gurusd.id - Sepertinya menjadi seorang guru yang baik dan ideal itu tidak mudah. Apalagi kategori guru yang baik itu sangat relatif dan subjektif. Berbeda untuk menjadi guru bergelar profesional atau guru berprestasi. Ini jelas indikator penilaiannya. Jelas ada kriteria ujiannya.


Thomas Gordon telah memberikan beberapa definisi guru yang baik. Ia seorang penyelenggara berbagai kursus keterampilan yang tersohor di Amerika Serikat. Menerbitkan sebuah buku yang cukup terkenal dimana-mana.


Paling tidak Gordon telah mengidentifikasi 8 mitos definisi guru yang baik melalui bukunya yang berjudul: Teacher Effectiveness Training. 


Ciri-ciri Guru yang Baik


Dikutip dari laman matrapendidikan.com, berikut ciri-ciri guru yang baik menurut Thomas Gordon:

  1. Tenang dan tidak menunjukkan emosi yang menyala,
  2. Tidak mempunyai prasangka yang buruk kepada peserta didiknya,
  3. Dapat menyembunyikan perasaannya dari peserta didik,
  4. Memandang semua peserta didik sama,
  5. Mampu menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, bebas, motivator, dan semangat,
  6. Konsisten, tidak berubah-ubah pendirian dan jarang melakukan kesalahan,
  7. Pandai, bijaksana dalam memperlakukan siswa dan mampu menjawab pertanyaan siswa,
  8. Sanggup memberikan bantuan secara maksimal kepada peserta didik.


Jika diperhatikan poin demi poin ke delapan ciri tersebut, ternyata  guru yang baik harus lebih dalam segala hal dari orang-orang pada umumnya. 


Harus lebih mengerti, lebih memiliki ilmu pengetahuan, lebih sempurna dari orang-orang lain. Guru harus mampu mengatasi kelemahan manusia lain!


Tidak akan ada manusia biasa yang mampu menjadi guru sesuai ciri-ciri tersebut. Kalau ada, itu hanya mitos atau cerita hayalan belaka. 


Akan tetapi dari delapan ciri tersebut, beberapa poin di antaranya mungkin dimiliki oleh guru.


Ciri-ciri guru Ideal


Menjadi guru ideal adalah impian setiap pendidik; sosoknya selalu didambakan oleh peserta didik. Guru ideal mampu menyelami hati peserta didiknya sehingga ia menjadi panutan bagi lingkungannya. Guru ideal selalu dirindukan karena mampu membangun karakter setiap peserta didiknya.


Guru ideal merupakan pengganti orang tua yang mampu memberikan pendidikan kognitif, afektif, dan psikomotorik bagi anak didiknya.


Sosok yang mampu menciptakan suasana kelas lebih hidup, lebih aktif, dan menyenangkan. Guru ideal tidak akan pernah kehabisan cara untuk mentransfer ilmunya menjadi pembelajaran nyata.


Guru ideal sanggup “menghipnotis” peserta didiknya, dari yang semula murung, sedih, kurang semangat, dan malas, menjadi ceria dan mampu mencapai keinginannya. 


Sosok guru seperti itulah yang dirindukan oleh peserta didik. Sosok yang paham akan tanggung jawab dan profesinya, serta karakter setiap peserta didiknya.


Guru ideal tidak cukup sebatas bisa mengajar atau menjelaskan pelajaran hingga menjadi mudah dipahami. Terlalu sempit bila guru ideal diartikan sebatas keahlian profesi atau pekerjaan.


Dikutip dari laman rise.smeru.or.id, Guru ideal juga harus memiliki ciri-ciri berikut:

  • Mampu menciptakan karakter pembelajaran yang mengena di hati peserta didik. Dengan demikian, pembelajaran yang kontekstual pun dapat terwujud.
  • Mampu menjawab semua tantangan zaman dengan beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang semakin maju.
  • Mampu disiplin dengan waktu, termasuk dalam mengaplikasikannya ke pembelajaran.
  • Mampu mengendalikan emosi sehingga tidak mengganggu proses mengajar. Dengan demikian, ia dapat bijak dalam menanggapi berbagai persoalan.
  • Mampu menciptakan materi pembelajaran yang memancing kreativitas dan inovasi. Dengan demikian, aktivitas belajar bukan sebatas transfer of knowledge, tetapi lebih ke pembelajaran yang bermakna (meaningful learning).
  • Mampu membuat rencana pembelajaran yang dapat dilaksanakan.


Bahasan seperti itulah yang dapat dimunculkan ketika seorang pendidik terjun ke dalam dunia pendidikan. 


Guru tidak hanya memiliki satu jenis kecerdasan, melainkan kompilasi dari berbagai bidang kecerdasan yang terpancar dari karakter dan perilakunya.


Guru juga harus memiliki empat kompetensi dasar sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang No. 14/2015 tentang Guru dan Dosen, yaitu kompetensi pedagogis, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional.


Terimakasih telah berkunjung di Komunitas Guru SD, semoga bermanfaat