Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

MENJADI GURU MASA KINI YANG MEMESONA

MENJADI GURU MASA KINI YANG MEMESONA

MENJADI GURU MASA KINI YANG MEMPESONA
Guru Masa Kini di abad 21


Gurusd.id - Menjadi Guru adalah suatu panggilan Alam. Konon, yang besok masuk surga ada 2 golongan yakni yang pertama Golongan Guru/Pendidik, yang kedua adalah golongan bukan guru. Jokes tersebut yang ada benarnya juga, dimana profesi sebuah guru adalah profesi yang sangat mulia. Belum lagi ada istilah Guru tanpa Tanda Jasa. Dunia pendidikan dan profesi seorang guru bagaikan mata uang kedua sisinya tidak bisa dipisahkan.


Dunia pendidikan nampaknya perlu terus mentransformasi diri agar bisa menyesuaikan sesuai kebutuhan abad 21 dan mempersiapkan peserta didik memasuki dunia baru.


Diperlukan sosok guru yang mampu menjalankan peran kompleks dan mampu menyesuaikan dengan tuntutan kompetensi guru abad 21.


Selain itu guru tersebut idealnya merupakan seorang sosok atau profil guru yang efektif dalam memfasilitasi pembelajaran abad 21.


Itulah mengapa menjadi penting bagi kita untuk memiliki gambaran jelas profil seorang guru abad 21 yang benar-benar diharapkan oleh peserta didik abad 21 dan siap mengantarkan peserta didik memasuki dunia baru.


Pemerintah telah menetapkan 4 kompetensi namun secara penampilan kita perlu tampil mempesona di hadapan peserta didik karena dapat memberikan sentuhan langsung yang berpengaruh kuat terhadap motivasi belajar peserta didik tersebut.


Guru memesona yang selalu penuh semangat, canggih, humoris, cerdas membuat analogi dan metafora, mampu berempati dan memahami konteks berpikir peserta didik.


Abad 21 menuntut peran guru yang semakin tinggi dan optimal. Sebagai konsekuensinya, guru yang tidak bisa mengikuti perkembangan zaman semakin tertinggal sehingga tidak bisa memainkan perannya secara optimal dalam mengemban tugas dan menjalankan profesinya.


Guru abad 21 memiliki karakteristik spesifik dibanding dengan guru pada era sebelumnya ( Sumber : Profil dan Kompetensi Guru Abad 21 “ Modul PPG Dalam Jabatan 2020”)


Kompetensi Guru Abad 21 yang Mempesona


Abad 21 yang ditandai dengan kehadiran era media (digital age) sangat berpengaruh pada pengelolaan pembelajaran dan perubahan karakteristik peserta didik.


Pembelajaran abad 21 menjadi keharusan untuk mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi, serta pengelolaan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.


Pola pembelajaran berpusat pada guru (teacher centred) menjadi pembelajaran yang berpusat pada peserta didik (student centred) karena sumber belajar digital dan lingkungan yang bisa dieksplorasi melimpah.


Guru tipe 4 berperan sebagai fasilitator, mediator, motivator sekaligus leader dalam proses pembelajaran.


Pola pembelajaran konvensional bisa dipahami sebagai pembelajaran dimana guru banyak memberikan ceramah (transfer of knowledge) sedangkan peserta didik lebih banyak mendengar, mencatat dan menghafal.


Kemampuan pedogogi dengan pola konvensional dipandang sudah kurang tepat dengan era saat ini.


Metode dan media yang tepat berdampak pada pembajaran yang aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan.


Pelaksanaan pembelajaran menurut Abdul Majid (2013) meliputi kemampuan-kemampuan membuka pelajaran, menyajikan materi, menggunakan metode/ media, menggunakan alat peraga, menggunakan bahasa yang komunikatif, memotivasi peserta didik, mengorganisasi kegiatan, berintraksi dengan peserta didik secara komunikatif, menyimpulkan pembelajaran, memberikan umpan balik, memberikan penilaian, dan menggunakan waktu secara cermat.


Kemampuan-kemampuan tersebut akan sangat bergantung pada pilihan metode pembelajaran yang digunakan dengan mengintegrasikan teknologi dalam pelaksanaanya


Di era digital ini, guru diharapkan mampu mendesain, mengembangkan dan mengevaluasi pembelajaran secara autentik melalui pengalaman belajar dengan menggabungkan alat evaluasi terkini dan mengoptimalkan isi dan lingkungan pembelajaran untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan dan perilaku peserta didik.


Guru juga diharapkan mampu menunjukkan pengetahuan, keterampilan, dan proses kerja yang representatif dari seorang profesional yang inovatif dalam masyarakat global dan digital, dengan menunjukan sistem teknologi untuk mentrasfer pengetahuan dalam berbagai situasi.


Selain dari itu tuntutan berkolaborasi dengan peserta didik, teman profesi, orang tua dan komunitas dengan memanfaatkan tool digital dan peralatan untuk mendukung kesuksesan peserta didik dalam belajar.


Selanjutnya kemampuan guru abad 21 juga harus memahami isu-isu lokal dan global dan tanggap terhadap perubahan budaya digital yang berkembang dan menunjukkan tindakan dengan menjunjung tinggi etika dalam praktik profesionalnya.


Kompetensi ini penting dimiliki oleh guru era digital, karena pengetahuan dan informasi sangat cepat baik lokal maupun global yang terkadang belum tentu sesuai dengan norma dan belum tentu teruji kebenarannya, karena itu informasi dan pengetahuan tersebut harus dapat dipertanggungjawabkan ketika akan dijadikan sebagai bahan kajian dalam pembelajaran.


Penulis: Rifqi Nur Hanafi
Guru Menulis Melalui: https://retizen.republika.co.id/posts/63187/menjadi-guru-masa-kini-yang-memesona