Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

4 Macam Alat Permainan Edukatif dan Manfaatnya

4 Jenis Alat Permainan Edukatif dan Manfaatnya

4 Macam Alat Permainan Edukatif dan Manfaatnya
Alat Permainan Edukatif


Gurusd.id - Bermain merupakan suatu hal yang paling disukai oleh anak-anak. Dengan bermain, anak-anak dapat mengeksplorasi berbagai hal dan belajar. Supaya kemampuan Anak dapat meningkat, Ibu Bapak bisa memberinya alat permainan edukatif.


Pemilihan alat permainan edukatif yang tepat untuk anak dapat memberikan stimulasi yang optimal, sehingga motorik, emosi, sosial, bahasa, kognitif, serta moral anak-anak dapat berkembang dengan baik.


berikut dibawah ini 4 jenis Alat Permainan Edukatif dan Manfaatnya yang kami kutip melalui laman morinagaplatinum.com


Jenis-jenis Alat Permainan Edukatif


Alat permainan edukatif dapat diberikan pada anak usia dini, 1-6 tahun. Supaya Anak dapat bereksperimen dan bereksplorasi ketika bermain, Ibu Bapak dapat memilih beberapa jenis alat permainan ini:


Puzzle

Puzzle diperuntukkan bagi anak balita yang masih belajar mengenal bentuk. Potongan puzzle yang berbeda ukuran dapat melatih daya pengamatan, daya konsentrasi dan melatih keterampilan jari-jari Anak.


Balok

Permainan yang satu ini bertujuan untuk mengenalkan Anak dengan berbagai macam bentuk, seperti segitiga dan lingkaran. 


Dengan membiarkan Anak menyusun balok-balok tersebut, maka akan melatih daya imajinasi dan kreativitasnya.


Selain itu, terdapat beberapa macam jenis balok, salah satunya adalah balok Cuisenaire. 


Balok Cuisenaire dapat mengembangkan kemampuan berhitung pada anak, pengenalan bilangan, dan untuk meningkatkan keterampilan anak dalam bernalar.


Kartu

Ibu Bapak bisa memanfaatkan kartu bergambar untuk meningkatkan daya ingat Anak. Dengan menunjukkan kartu satu per satu, maka akan memudahkan Anak untuk mengingat gambar serta nama kartu yang ditunjuk.


Selain itu, Ibu Bapak bisa menggunakan kartu yang menuntut Anak untuk mencocokkan gambar secara berpasangan. Hal ini bertujuan untuk melatih daya ingat Anak.


Boneka Jari

Boneka ini biasanya terbuat dari kain wol, perca, atau flanel yang tidak mudah robek dan lembut. Boneka jari dapat dipakai untuk mengajarkan Anak tentang banyak hal melalui cerita.


Dengan cerita, dapat meningkatkan konsentrasi dan fokus Anak, serta dapat menstimulasi perkembangan karakter anak.



Manfaat Alat Permainan Edukatif


Setelah mengetahui berbagai macam jenisnya, kini saatnya Ibu Bapak mengetahui berbagai macam manfaat alat permainan edukatif. Berikut adalah manfaatnya:


Meningkatkan Kreativitas dan Perkembangan Anak

Dunia anak tak terlepas dari bermain. Dengan bermain, fungsi-fungsi fisik maupun psikis Anak dapat meningkat


Selain itu, permainan edukatif juga bermanfaat untuk menguatkan dan menerampilkan anggota badan Anak, mengembangkan kepribadian, dan kreativitasnya.


Melatih Kemampuan Motorik Anak

Kemampuan motorik Anak mulai berkembang ketika ia berusaha untuk meraih dan mengambil mainannya atau meraba, memegang dengan kelima jarinya dan lain sebagainya.


Hal ini menjadi bagian dari stimulasi motorik halus. Sementara perkembangan motorik kasar Anak dapat terlihat saat ia sedang menggerak-gerakkan, melempar, atau mengangkat mainannya.


Ibu Bapak ingin mengasah kemampuan dasar Anak? Ibu Bapak bisa melakukan beberapa cara seperti dijelaskan pada artikel berikut ini: Asah Kemampuan Motorik Dasar Anak Dengan Cara Ini


Melatih Konsentrasi Anak

Alat permainan edukatif dirancang untuk menggali kemampuan Anak, termasuk kemampuan konsentrasi dan fokusnya.


Untuk melatih konsentrasinya, Ibu Bapak bisa memberinya permainan puzzle. Pada permainan puzzle, Anak akan dituntut untuk fokus pada gambar atau bentuk yang ada di depannya.


Menumbuhkan Rasa Percaya Diri Anak

Jika Anak berada dalam suasana senang, maka ia akan melakukan kegiatan yang mereka sukai dengan cara menggali dan menemukan sesuai yang ingin mereka ketahui.


Ketika Anak memainkan suatu alat permainan dengan tingkat kesulitan tertentu, maka terdapat suatu kepuasaan setelah ia berhasil melampaui suatu tahap kesulitan tertentu.


Proses-proses seperti itu akan dapat mengembangkan rasa percaya diri Anak, yang dimana ia akan merasakan bahwa tidak ada suatu kesulitan yang tidak dapat diselesaikan.


Memperkenalkan Konsep Logika Sederhana

Ternyata permainan edukatif juga dapat memperkenalkan konsep logika sederhana kepada Anak. Ketika menyusun balok, Anak akan berpikir bahwa balok yang besar lebih baik jika diletakan di bagian bawah sebagai pondasi sehingga tidak mengganggu keseimbangan bangunan yang dibuatnya.


Dalam hal ini, Anak dilatih untuk berpikir logis dengan mengikuti urutan atau aturan sederhana sesuai dengan permainan yang dimainkannya.


Melatih Kemampuannya untuk Bersosialisasi

Untuk meningkatkan kemampuan sosialisasinya, Anak dapat memainkan permainan dengan teman sebayanya. Salah satu contoh permainan yang bisa kecil mainkan dengan temannya adalah botol suara.


Dengan keluarnya suara yang berbeda, maka bisa menghasilkan suatu irama karya anak. Supaya irama tersebut menjadi merdu, maka diperlukan kerjasama, komunikasi dan harmonisasi antar anak.


Jadi, Anak bisa berinteraksi atau bersosialisasi satu sama lain.


Menciptakan Suasana Bermain Sambil Belajar

Dengan menggunakan alat permainan, Anak bisa bermain sambil belajar. Bahkan mereka bisa sangat menikmati permainan itu.


Misalnya dengan bermain kartu, Anak dapat melihat berbagai macam gambar, sehingga akan muncul rasa penasaran bagi Anak ketika ia melihat gambar-gambar unik atau yang tidak dilihatnya. Nah, itulah kesempatan bagi Ibu Bapak untuk menjelaskannya pada Anak.


Mengenal Konsep Sebab Akibat

Melalui permainan edukatif, Anak dapat mengenal konsep sebab akibat. Misalnya dalam permainan balok, Anak dapat menyusun balok dari yang terbesar hingga yang terkecil, sehingga balok tersebut akan berdiri kokoh.


Sedangkan jika Anak menyusunnya dari yang terkecil ke yang terbesar, maka balok tersebut akan mudah untuk roboh.


Memberi Stimulus dalam Pembentukan Perilaku Anak

Untuk memberi stimulus dalam pembentukan perilaku Anak, Ibu Bapak dapat memberinya boneka tangan. 


Permainan ini dapat mengembangan kemampuan berbahasa Anak, karena ada dialog dari tokoh-tokoh yang diperankan oleh boneka tersebut.


Selain itu, Anak juga akan memperoleh pengetahuan tentang berbagai hal yang disampaikan melalui tokoh-tokoh boneka itu. 


Pada saat yang bersamaan, Anak juga memperoleh pelajaran berharga mengenai karakteristik dan sifat yang dimiliki oleh para tokoh boneka.


Melatih Kemampuan Verbal dan Bahasa Anak

Alat permainan edukatif akan menjadi sangat baik jika dibarengi dengan komunikasi yang terarah. Ibu Bapak bisa melakukannya dengan sebuah boneka dan menceritakan dan mendongeng untuk Anak. 


Metode ini dapat meningkatkan kemampuan berbahasa, kemampuan bersosialisasi dan komunikasi Anak dengan orang lain.


Menambah Pengetahuan dan Wawasan Anak

Eksplorasi yang dilakukan Anak terhadap berbagai kegiatan bermain dapat menambah pengetahuan dan wawasannya. 


Selain itu, permainan edukatif juga dapat menstimulasi panca indra Anak, meliputi indera penglihatan, penciuman, pengecapan, perabaan dan pendengaran.


Memperkenalkan Warna dan Bentuk

Ibu Bapak dapat memperkenalkan berbagai macam bentuk dan warna kepada Anak dengan bermain balok. 


Melalui permainan ini, Ibu Bapak bisa meminta Anak untuk mengelompokkan balok yang memiliki bentuk yang sama atau warna yang sama.


Media Pembelajaran Anak

Alat permainan edukatif mampu menjadi sarana yang dapat mendorong Anak untuk bermain bersama, mengembangkan daya fantasi, dan media pembelajaran yang menyenangkan.


Demikianlah beragam jenis alat permainan edukatif dan manfaatnya. Selain itu, Ibu Bapak juga bisa meningkatkan kecerdasan dan mengetahui jenis kecerdasan majemuk mana yang dimiliki oleh Anak, seperti kecerdasan bahasa, logika matematika, gambar dan ruang, gerak tubuh, musikal, sosial, memahami diri, naturalis, serta moral.


Terimakasih telah berkunjung di Komunitas Guru SD, Semoga bermanfaat.