Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

5 Tips Dampingi Anak Belajar Dirumah, Ibu Harus Sabar

Tips Ibu Dampingi Anak Belajar Sembari Work From Home

Gurusd.id - Beberapa bulan terakhir ini, para ibu telah beradaptasi dengan situasi yang mengharuskannya untuk meningkatkan kemampuan multitasking. Apalagi ibu yang bekerja, sehingga harus beradaptasi untuk melakukan pekerjaan kantor di rumah dan mengurus rumah sembari mendampingi Anak belajar di rumah. Pastinya itu nggak mudah.

5 Tips Dampingi Anak Belajar Dirumah, Ibu Harus Sabar
Ibu sedang mendampingi anak belajar dirumah

Dilansir dari Popmama berikut Lima Tips agar Ibu tetap bisa mendukung Anak Belajar selama di rumah saja.


1. Ketahui prioritas dengan membuat Jadwal Kegiatan Harian


Sebagai seorang istri, ibu sekaligus pekerja kantoran, Ibu dituntut untuk pandai mengatur waktu dan mengetahui apa yang menjadi kegiatan prioritas ibu yang harus diselesaikan setiap harinya.

Ada baiknya Ibu membuat jadwal kegiatan harian. Hal ini demi memudahkan ibu mengurus rumah, bekerja dan menjaga si Kecil. 

Selain sebagai ‘pengingat’, membuat Jadwal Keigatan Harian juga memudahkan ibu mencari tahu hal apa yang belum dan sudah dikerjakan.

Misalnya, selama hari kerja, Ibu bisa memprioritaskan waktu ibu di pagi untuk menyiapkan sarapan bergizi untuk keluarga, mengurutkan pekerjaan kantor berdasarkan urgensi, membuat list kebutuhan rumah tangga yang harus dibeli, dan lain sebagainya.


2. Buat rangkaian kegiatan belajar seru untuk Anak


Selama berada di rumah dapat menjadi kesempatan untuk ibu agar dapat lebih terlibat dalam keseharian Anak, terutama dalam mendampingi proses belajarnya.

Salah satunya ibu bisa mengajak anak belajar sambil bermain. ibu bisa mencari referensi permainan yang bisa menstimulasi anak lewat internet atau buku-buku parenting. 

Ada beberapa contoh kegiatan bermain sederhana yang dapat bermanfaat untuk proses belajar anak, Misalnya ibu bisa mengajak anak menggambar dirinya sendiri sambil menceritakannya ke ibu untuk latih jiwa kepemimpinannya, membacakan dongeng sambil menjelaskan makna di baliknya untuk pupuk rasa empati anak, bermain tebak-tebakkan untuk melatih daya berpikir kritisnya, serta mengajaknya untuk berburu harta karun di rumah untuk meningkatkan jiwa eksplorasinya.


3. Perhatikan kesehatan mental


Ini salah satu hal penting yang nggak boleh orangtua lupakan. Kesehatan mental orangtua jangan dipandang sepele ya, dan pastikan tetap seimbang selama di rumah saja.

Tidak bisa dipungkiri, berdiam diri selama beberapa bulan di rumah saja bukan hal mudah. Maka dari itu, coba akukan kegiatan-kegiatan yang bisa bikin tenang, misalnya seperti yoga.

Tahukah ibu, yoga itu bisa memperbaiki mood, mengurangi stress, dan memperbaiki kualitas tidur lho.

Selain jiwa jadi tenang, fisik juga jadi sehat karena yoga bisa memperlancar aliran darah, meningkatkan kekebalan tubuh, serta mengurangi nyeri pada sendi.


4. Ikut sertakan Ayah / Bapak dalam membantu kegiatan harian Ibu


Karena banyaknya yang dikerjakan, ada baiknya untuk mengajak Ayah dalam mendukung ibu menyelesaikan kegiatan harian.

Misalnya, Ayah bisa ikut serta dalam proses belajar anak, jangan sungkan untuk minta bantuan Ayah, ya!

Apalagi Ayah yang sedang bekerja dari rumah juga, pasti akan dengan senang hati meluangkan waktunya untuk Anak.


5. Penuhi kebutuhan nutrisi Anak untuk dukung proses belajarnya


Bentuk dukungan ibu lainnya pada potensi anak adalah dengan memberikannya asupan nutrisi yang cukup setiap harinya.

Memberi dukungan pada anak dari segi nutrisi bisa dibilang sangat penting karena akan membantu proses belajar anak.


Nah ibu bisa membuat menu makanan yang seru untuk anak, Misalnya, dengan menyiapkan sup matahari, omelete jamur, pancake sayur, ayam panggang dengan mashed potato, dan masih banyak lagi. 

Selain itu, ibu juga dapat bantu penuhi kebutuhan nutrisinya dengan memberikan susu!

sumber: https://www.popmama.com/kid/4-5-years-old/wyeth/tips-dampingi-anak-belajar-csc

Berlangganan via Email